Langkah-Langkah Penulisan Gelar Sarjana yang Benar dan Sesuai EYD

Penulisan gelar sarjana yang disematkan pada nama, memiliki banyak kegunaan. Selain sebagai penanda tentang pendidikan seseorang, penulisan nama gelar juga menjadi sebuah prestige bagi beberapa kalangan.

Misalnya sebagai penanda keahlian dan skill ketika melamar pekerjaan dan atau ketika mendaftarkan diri sebagai calon legislatif. Berikut ini penulisan gelar yang baik dan benar.

  1. Penulisan Gelar

Dalam menulis gelar, harus memahami singkatan-singkatan yang ada pada setiap gelar pendidikan. Untuk gelar sarjana, umumnya diawali dengan singkatan huruf ‘S’ kemudian dilanjutkan dengan singkatan nama jurusan yang diambil.

Misalnya, Sarjana Pendidikan maka ditulis menjadi S.Pd. Penulisan nama gelar ini disematkan pada bagian akhir setelah nama pemilik gelar. Contohnya, huruf ‘S’ yang berarti Sarjana kemudian diberi tanda titik (.) setelahnya dan dilanjutkan dengan singkatan jurusanĀ  yakni Pendidikan atau Pd dan diakhiri dengan tanda titik.

  1. Penulisan Gelar Sesuai dengan EYD

Menulis gelar sarjana haruslah sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dan mengikuti kaidah penulisan mulai dari tanda baca hingga singkatan-singkatan yang baik dan benar. Tanda titik dan tanda koma digunakan sebagai pemisah dan penghubung dalam penulisan nama pemilik gelar dan nama gelar.

Pertama, gelar ditulis sesudah nama pemilik gelar. Kemudian di antara nama pemilik dan gelar wajib diberi tanda koma (,) sebagai tanda hubung dan pemisah sehingga penulisan nama gelar menjadi sah dan membedakan dengan singkatan nama panjang. Contohnya Burhan Syamsudin, S.Pd.

  1. Kepanjangan dan Singkatan Nama Penulisan Gelar

Berikut ini beberapa nama penulisan gelar sarjana yang baik dan benarĀ  beserta singkatan dan kepanjangannya. S.Ag. (Sarjana Agama), S.Pd. (Sarjana Pendidikan), S.Si. (Sarjana Sains), S.Psi. (Sarjana Psikologi), S.Hum. (Sarjana Humaniora), S.Kom. (Sarjana Komputer), S.Sn. (Sarjana Seni), S.Pt. (Sarjana Peternakan), S.Ked. (Sarjana Kedokteran), S.Th.I. (Sarjana Theologi Islam).

Lalu, S.Kes. (Sarjana Kesehatan), S.Sos. (Sarjana Sosial), S.Kar. (Sarjana Karawitan), S.Fhil. (Sarjana Filsafat), S.T. (Sarjana Teknik), S.P. (Sarjana Pertanian), S.S. (Sarjana Sastra), S.H. (Sarjana Hukum), S.E. (Sarjana Ekonomi), S.Th.K. (Sarjana Theologi Kristen), S.I.P. (Sarjana Ilmu Politik), S.K.M. (Sarjana Kesehatan Masyarakat) dan lainnya.