Dasar – Dasar Kartu Pintar

Kartu pintar adalah komputer portabel kecil, biasanya seukuran kartu kredit, tanpa layar dan keyboard. Hal ini mengintegrasikan mikroprosesor, beberapa memori, dan beberapa aplikasi. Kontak logam bundar adalah kunci untuk terhubung secara elektrik ke chip di bawah dan mengaktifkan kartu. Kartu ini digunakan bersama dengan kontak atau pembaca kartu tanpa kontak (POS untuk pembayaran, di ATM, atau bahkan di ponsel Anda).

Pembaca kartu (atau ponsel) membawa tegangan 3V atau 1,8 untuk mengaktifkan chip. Kartu ini memiliki bentuk seperti kartu kredit dan kartu SIM adalah bentuk kekuatan pemrosesan IT paling umum di planet ini. Diperkirakan antara 30 hingga 50B kartu ini sedang beredar saat ini.

Kartu pintar memiliki mikroprosesor atau chip memori yang tertanam di dalamnya yang, ketika digabungkan dengan pembaca kartu ini memiliki kekuatan pemrosesan untuk melayani berbagai aplikasi.

Dalam tiga dekade terakhir alat-alat ini, lebih dari teknologi lainnya, diam-diam membawa kita semua ke dunia virtual.

  • Kartu kredit pintar memediasi transaksi harian bernilai triliunan dolar.
  • Kartu SIM memfasilitasi miliaran percakapan yang menyatukan dunia sosial dan ekonomi kita.
  • Sebagai perangkat kontrol akses, (lencana perusahaan, ID universitas) membuat data pribadi dan bisnis hanya tersedia untuk pengguna yang tepat.
  • Sebagai kartu EID Nasional, izin tinggal atau paspor elektronik, teknologi kartu ini menawarkan alat identifikasi dan otentikasi yang lebih kuat untuk kepentingan otoritas dan warga negara.

Bagaimana sejarah kartu pintar?

Roland Moreno mematenkan kartu memori pada tahun 1974.

Pada 1977, tiga produsen komersial Bull CP8, SGS Thomson dan Schlumberger mulai mengembangkan produk kartu ini.

Pada bulan Maret 1979, Michel Hugon dari Bull CP8 adalah orang pertama yang merancang dan mengembangkan kartu berbasis mikroprosesor yang menggabungkan prosesor dan memori lokal. Dia menemukan kartu pintar terkomputerisasi.

  • 1979: perkembangan pertama untuk sektor perbankan
  • 1995: kartu SIM pertama
  • 1999: kartu eID nasional pertama (ID Finlandia)
  • 1999: kartu pintar pertama untuk transportasi
  • 2001: Departemen Pertahanan pertama kali mengeluarkan kredensial CAC Militer untuk kontrol akses fisik dan mengamankan otentikasi logis
  • 2003: Micro-SIM diluncurkan
  • 2005: paspor elektronik yang memenuhi ICAO pertama (paspor Norwegia)
  • 2012: Nano-SIM diperkenalkan
  • 2018: kartu pembayaran tanpa kontak biometrik pertama, eSIM diluncurkan (ketebalan <1 mm atau 0,039 in)

Apa saja fiturnya?

Kartu pintar menyediakan cara untuk mengidentifikasi dan mengotentikasi dudukan dan pihak ketiga dengan aman yang ingin mendapatkan akses ke kartu. Kode PIN atau data biometrik dapat digunakan untuk otentikasi. Selain itu, juga terdapat cara untuk menyimpan data dengan aman di kartu dan melindungi komunikasi dengan enkripsi. Kartu ini menyediakan faktor bentuk portabel dan mudah digunakan.

Teknologi kartu pintar adalah alat TI Hijau yang patut dicontoh. Ini adalah objek portabel yang sangat akrab dengan siklus hidup yang agak panjang (3 hingga 10 tahun) dan jejak karbon rendah ekstrim (setara dengan kurang dari 1 mil yang dilakukan oleh mobil per kartu yang diproduksi). Selain itu, juga memiliki konsumsi listrik yang rendah (hanya beberapa detik dan ketika digunakan) dan dapat tersedia secara massal dengan biaya yang sangat wajar per unit.

Kami mempromosikan penggunaan bahan-bahan alternatif organik atau tidak beracun seperti asam polylactic untuk kartu perbankan atau kartu SIM yang ramah lingkungan dan polycarbonate untuk kartu identitas atau kesehatan. Kunjungi website ist.co.id untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai PT Smart Identification Solutions (SIS) yang menyediakan solusi untuk pencetakan kartu sesuai kebutuhan Anda.