Awas Terkecoh, Ini Dia Perbedaan PMS dan Tanda-tanda Kehamilan yang Perlu Anda Pahami

Premenstrual Syndrome atau lebih dikenal dengan sebutan PMS adalah sekumpulan gejala yang dirasakan dalam kurun waktu 1-2 minggu sebelum datangnya menstruasi. Setiap wanita umumnya akan mengalami keluhan dan gejala yang berbeda tergantung kondisi tubuh masing-masing. Akan tetapi, gejala yang paling sering dialami adalah seperti sakit perut, badan cepat lelah dan emosi menjadi tidak terkontrol. Beberapa keluhan ini hampir mirip dengan tanda-tanda kehamilan yang terkadang membuat sebagian wanita terkecoh, terlebih lagi untuk beberapa wanita yang baru saja menikah terkadang bingung bagaimana membedakan gejala kehamilan dan tanda datangnya masa datang bulan.

Khusus untuk Anda yang sedang menantikan momongan, mengetahui tanda atau gejala awal kehamilan adalah hal yang penting. Para pasangan yang baru saja menikah, hampir tidak dapat menyadari bahwa dirinya sedang hamil muda karena mengira gejala yang dialaminya adalah tanda menstruasi. Oleh sebab itu, berikut akan kita bahas beberapa perbedaan yang penting untuk Anda ketahui, antara lain:

Muncul flek dan bercak darah.

  • Pada kondisi PMS, flek yang terjadi akan segera di ikuti oleh pendarahan haid yang berlangsung selama 2-7 hari setelah bercak darah tersebut muncul.
  • Sedangkan pada wanita hamil, flek tersebut hanya akan terjadi beberapa hari saja diikuti pendarahan dan kemudian segera hilang.

Kram atau sakit perut.

  1. Sakit perut atau kram pada PMS akan segera hilang setelah hari pertama haid, dan tidak Anda rasakan lagi setelah masa haid berakhir.
  2. Berbeda dengan tanda awal Anda hamil muda, kram perut akan lebih terasa pada bagian bawah perut maupun pinggul bawah dan akan terus terasa selama kehamilan.

Meningkatnya nafsu makan.

  1. Wanita yang PMS biasanya akan merasa lebih sering lapar dan nafsu makan menjadi meningkat sampai masa haid datang.
  2. Namun pada wanita hamil, nafsu makan ini akan membuat Anda menginginkan berbagi jenis makanan yang sering disebut dengan ngidam.

Nyeri payudara.

  1. Nyeri payudara akibat dari tanda PMS biasanya disertai pembengkakan namun mereda jika darah haid sudah keluar.
  2. Berbeda dengan nyeri payudara tanda-tanda kehamilan, maka biasanya bentuk payudara akan lebih terisi dan nyeri tersebut akan tetap berkelanjutan.

Cepat lelah.

  1. Pada wanita yang sedang mengalami fase PMS, biasanya akan merasa mudah lelah meskipun baru beraktivitas untuk beberapa saat.
  2. Tanda ini juga hampir sama dialami oleh para wanita yang sedang hamil muda yaitu merasa mudah lelah, bahkan tanpa melakukan aktifitas apapun.

Tanda lain yang biasanya akan muncul baik pada wanita PMS, maupun yang sedang hamil muda adalah emosi menjadi sensitif dan emosi kurang terkontrol. Terlebih lagi pada wanita hamil akan mudah tersinggung meskipun hanya karena hal sepele. Setiap pasangan sebaiknya mengetahui tanda ini agar dapat melakukan tindakan terbaik saat Anda mulai menunjukan berbagai perubahan fisik dan psikis setelah menikah.

Pada beberapa wanita terkadang sebenarnya merasakan ada yang berbeda pada perubahan tubuhnya, namun hanya menganggapnya sebagai tanda tubuh yang sedang lelah atau kurang fit saja. Mengetahui tanda-tanda kehamilan bagi calon ibu sangat penting. Hal ini untuk mengantisipasi agar Anda dapat menjaga kesehatan, baik bagi diri Anda sendiri, janin si kecil dari berbagi pengendalian makanan, aktifitas dan stress. Terlebih lagi, untuk usia kehamilan di minggu-minggu awal sangat rentan terhadap keguguran. Oleh sebab itu, jika Anda merasa telat datang bulan, segera lakukan tes kehamilan atau periksa ke dokter sesegera mungkin.