Apa Itu offset printing ? Keunggulan dan Hal Penting Lainya

Offset printing adalah jenis pencetakan datar, di mana tinta ditransfer dari pelat cetak terlebih dahulu ke pembawa perantara elastis yakni kanvas kain karet, dan kemudian ke bahan cetakan.

Offset printingĀ  saat ini paling tersebar luas karena indikator berikut:

  1. Produksi kecil, menengah dan besar yang hemat biaya dengan kualitas tinggi, dan pada berbagai jenis kertas
  2. produksi pelat cetak yang andal, cepat dan relatif murah baik secara konvensional maupun digital
  3. standarisasi dan otomatisasi tingkat tinggi dari keseluruhan proses produksi.

Ada beberapa teknologi untuk mentransfer gambar ke pelat cetak. Diantaranya adalah teknologi komputer ke pelat atau CtP, dengan bantuan gambar yang langsung ditransfer ke pelat cetak menggunakan penentu pelat.

Dalam pencetakan tradisional, gambar ditransfer dari bentuk fotografis, yang selanjutnya dapat diproduksi secara digital menggunakan teknologi komputer ke film atau CTF, atau secara manual menggunakan phototype setting.

Mencetak gambar berwarna

Dengan menggunakan teknologi yang dijelaskan di atas, anda hanya bisa mendapatkan gambar dari satu warna – warna tinta yang digunakan pada penggulung tinta. Untuk mendapatkan gambar berwarna, gambar dengan warna berbeda diterapkan secara berurutan ke bahan pencetakan.

Untuk mendapatkan gambar berwarna, biasanya digunakan 4 warna. Di sebelah kanan, 4 warna ditampilkan tumpang tindih satu sama lain, sementara itu membentuk pola bitmap karakteristik.

Kelebihan Offset printing

  • Kualitas cetak terbaik
  • Kemampuan untuk mencetak pada semua jenis kertas dan menggunakan jenis finishing apa pun
  • Cetakan besar berjalan dalam waktu singkat
  • Penghematan yang signifikan dalam biaya pencetakan offset untuk proses besar.

Kekurangan Offset printing

  • Pencetakan offset memerlukan pemrosesan pracetak (pemisahan warna, pemeriksaan warna, pembuatan pelat, pencetakan pelat, persiapan pengepresan, penyeimbangan warna), yang tidak memungkinkan untuk memenuhi pesanan yang mendesak, misalnya, dalam satu jam
  • Pra-cetak yang bisa menambah biaya, dan pencetakan kecil-kecilan bisa jadi tidak menguntungkan
  • Personalisasi data dalam pencetakan offset tidak mungkin dilakukan, meskipun kelemahan ini dengan mudah diimbangi dengan pemrosesan sirkulasi pasca-cetak, misalnya dengan menjalankannya melalui mesin cetak digital.
  • Percetakan offset saat ini menghasilkan seluruh rangkaian produk cetakan berkualitas tinggi: dari brosur terpisah hingga katalog yang mahal.