4 Bahan Selain Emas yang Kerap Digunakan untuk Membuat Cincin Tunangan

Ketika membeli cincin, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah masalah harga dan juga bahan cincin tersebut. Hal ini juga berlaku untuk cincin tunangan. Bahan dari cincin ini tentu akan mempengaruhi harga.

Oleh karena itu, sebaiknya sebelum membeli cincin pertunangan, alangkah baiknya jika Anda mengetahui beberapa bahan yang kerap digunakan untuk membuat cincin ini.

Saat ini mungkin bahan yang paling populer untuk membuat cincin adalah emas. Emas memang logam yang memiliki berbagai kelebihan.

Selain warnanya yang indah, cincin emas juga bisa dijadikan sebagai instrumen investasi layaknya emas pada umumnya, meskipun secara nilai sedikit lebih rendah. Namun, ada bahan-bahan lain yang juga sering digunakan untuk membuat cincin pertunangan.

Bahan-Bahan Pembuatan Cincin Pertunangan

  1. Perak

Bahan pembuatan cincin yang pertama adalah perak. Perak merupakan logam yang cukup mudah untuk ditemui. Karena itulah cincin dengan bahan perak cenderung lebih murah jika dibandingkan dengan bahan emas.

 Logam ini juga tergolong lunak sehingga bisa dibentuk menjadi berbagai model yang variatif, sangat cocok untuk orang yang menyukai sesuatu yang unik.

Sayangnya, perak memiliki satu kelemahan, yakni perawatannya yang lumayan susah. Untuk merawat perhiasan dari emas memang dibutuhkan ketekunan yang luar biasa agar tidak tergores atau pudar warnanya.

Jika Anda memiliki budget yang terbatas atau ingin mengalokasikan dana untuk keperluan lain, cincin dengan bahan perak bisa menjadi jawaban yang tepat.

  1. Palladium

Selanjutnya, ada juga cincin pertunangan yang dibuat dengan bahan palladium. Palladium akhir-akhir ini memang sedang menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat.

Warna putih yang elegan adalah salah satu alasan kenapa banyak orang yang menyukai cincin ini. Sekilas, tampilan cincin palladium hampir mirip dengan cincin emas putih. Hanya saja, teksturnya lebih padat dan tidak mengandung kadar emas.

Harga dari cincin palladium lebih murah dibandingkan dengan emas. Karena sifatnya yang anti gores dan warnanya tidak cepat pudar, cincin ini sangat cocok untuk Anda yang malas untuk melakukan perawatan secara rutin terhadap perhiasan.

Kelebihan lain dari cincin palladium adalah bobotnya yang ringan, nyaman untuk digunakan, dan tidak menimbulkan alergi.

  1. Titanium

Sebenarnya titanium bukan merupakan logam mulia. Akan tetapi, bahan ini cukup diminati oleh banyak orang. Keunggulan dari titanium adalah daya tahannya yang kuat sehingga cincin tidak akan cepat rusak walaupun sering digunakan dan sering terkena kontak dengan zat-zat kimia.

Logam ini juga tidak mudah berkarat sehingga tak akan menimbulkan alergi ketika dikenakan. Biasanya model cincin titanium cenderung lebih sederhana dan polos. Anda tidak bisa menambahkan permata atau batu lain untuk variasi.

Jadi, jika Anda menginginkan sesuatu yang modern atau glamour, sepertinya cincin ini kurang cocok. Sebaliknya, kalau Anda menyukai sesuatu yang simpel, cincin ini bisa dijadikan pilihan yang tepat.

  1. Platinum

Selain emas, platinum juga sering dipakai untuk bahan pembuatan cincin pertunangan. Hal ini karena kualitasnya yang baik serta keindahannya. Secara alami, platinum memiliki warna putih, tidak seperti emas yang murni berwarna kuning.

Logam ini mempunyai kekerasan yang tinggi dan cukup langka sehingga harganya juga lumayan mahal. Dengan mengetahui bahan-bahan di atas, Anda akan lebih mudah untuk menentukan mana yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.

Biasanya toko perhiasan yang berkualitas menyediakan perhiasan dengan berbagai bahan di atas, salah satunya adalah Passion Jewelry. Anda bisa membeli berbagai cincin pertunangan dengan kualitas terbaik di sana. Untuk melihat produk lebih lengkap, kunjungi website resminya di passionjewelry.co.id.