Tips Memberikan Makanan Sehat untuk Anak

Jika kita melihat tumbuh kembang anak, yang terpikir bagi kita sebagai orang tua adalah merawat anak agar tumbuh dengan baik. Baik dari segi fisik maupun mental spiritualnya. Memberikan minum dan  makanan sehat untuk anak yang memenuhi kecukupan gizi dan menyekolahkannya merupakan salah satu jalan dalam rangka menciptakan anak-anak yang berkualitas, generasi-generasi yang akan memegang tongkat estafet ke depannya.

Tips Memberikan Mkanan Sehat untuk Anak

Ada beberapa pertimbangan atau tips yang perlu dilakukan orang tua dalam memberikan makanan sehat untuk anak, beberapa diantaranya :

  1. Pada usia anak-anak pilihlah makanan yang sesuai dengan usianya, sebagai contoh jika anak masih batita berikan dia makanan yang dilunakkan seperti tim hati-ampela, tim wortel, tim sayur, dan tim ikan salmon, makanan-makanan tersebut sangat dibutuhkan oleh anak guna pembentukan organ dan pertumbuhan sel-sel tubuh mereka.
  2. Jangan ajari atau anak jangan dibiasakan untuk jajan di luar, karena makanan di luar sangat diragukan tingkat kebersihannya, sedini mungkin buatlah masakan atau jajanan di rumah.
  3. Jangan memberikan bahan penyedap dengan takaran yang banyak, untuk anak batita dan balita sangat tidak disarankan untuk menggunakan bahan penyedap, karena akan berdampak buruk bagi organ pencernaan anak.Berikan penyedap rasa pada makanan sekedarnya saja.
  4. Berikan makanan sehat untuk anak dengan porsi yang sesuai, apalagi untuk anak yang mempunyai nafsu makan yang tinggi, maka kuantitas makanan yang diberikan tidak boleh berlebihan karena dapat menyebabkan kegemukan pada anak.
  5. Ajarkan anak untuk berperilaku sehat, contoh : bila si kecil makan, kemudian makanannya terjatuh, maka si anak harus diberi tahu bahwa makanan yang jatuh tadi tidak boleh di makan lagi.
  6. Berikan suplemen alami untuk menambah vitamin dan gizi anak, terutama sekali diberikan kepada anak yang nafsu makannya kurang.
  7. Ciptakan suasana yang kondusif agar anak tidak merasa tertekan dan tidak mau makan karena seringkali anak kecil susah untuk makan. Sebagai contoh kita bisa memberi makan anak sambil si kecil bermain sehingga anak merasa kegiatan makan-minum sebagai bagian kegiatan bermainnya.

Asupan makanan yang sehat dengan gizi yang cukup (empat sehat lima sempurna) tentunya menjadi idaman bagi setiap orang tua. Ketidakseimbangan gizi menjadi cikal bakal terciptanya generasi yang tidak produktif dan tidak berkualitas. Dari beberapa tips di atas tentunya semuanya kembali kepada orang tua yang memegang peranan penting sebagai pengontrol perkembangan anak. Orang tua mesti bijak dalam memperlakukan anak, pahami psikologi anak, paham akan karakter anak-anaknya, tidak setiap anak bisa diperlakukan sama meskipun mereka saudara sekandung. Penanganan (treatment)kepada anak yang disesuaikan dengan karakter masing-masing merupakan kunci utama agar anak menjadi tumbuh berkembang dengan baik.