Pemaparan Sederhana Maksud Dari Penanaman Modal Dalam Negeri per 2015

Saturday, July 30th, 2016 - Ekonomi

Advertisement

Telah dibentuk sebuah undang-undang yang baru tentang penanaman modal dalam negeri per 2015. Mau tahu paparan secara lengkapnya? Simak artikel di bawah ini:

Pengertian Penanaman Modal Dalam Negeri

Penanaman modal dalam negeri dengan singkatan PMDN merupakan salah satu kegiatan berupa penanaman modal yang dilakukan dan bertujuan untuk usaha tertentu di wilayah Republik Indonesia. Namun, modal tersebut dilakukan bukan oleh orang asing, melainkan penanam modal yang ada di dalam negeri dan juga menggunakan modal yang ada di dalam negeri. Maksud dari modal yang ada di dalam negeri ini adalah modal yang dimiliki oleh pemerintah, ataupun perorangan (asli warga Indonesia), atau perusahaan yang tidak berbadan hukun ataupun yang berbadan hukum.

Advertisement

Peraturan baru tentang penanaman modal dalam negeri per 2015

Kepala Badan Koordinasi Pasar Modal alias KBKPM, telah mengeluarkan peraturan yang baru tahun 2015 atau bisa disebut peraturan penanaman modal dalam negeri per 2015. Dengan perincian pedoman dan juga tata cara izin dalam hal penanaman modal yang akan dilakukan oleh seseorang ataupun perusahaan yang akan menanamkan modal di dalam negeri. Peraturan tersebut tercata no.14 tahun 2015 yang sudah diberlakukan sejak tanggal 8 Oktober 2015 lalu. Sehingga peraturan penanaman modal dalam negeri No. 5 pada tahun 2013 silam telah di cabut oleh KBKPM.Penanaman Modal Dalam Negeri per 2015

Izin prinsip dari penanaman modal dalam negeri

Izin prinsip ini merupakan izin yang tentu harus dilakukan untuk memulai kegiatan usaha dari penanaman modal dalam negeri, kegiatan tersebut mencakup beberapa hal, yaitu:

  1. Kegiatan ketika melakuan pendirian usaha baru.
  2. Kegiatan ketika melakukan perubahan dari penanaman modal dalam negeri menjadi penanaman modal asing.
  3. Kegiatan ketika melakukan perubahan dari penanaman modal asing menjadi penanaman modal dalam negeri.

Izin prinsip yang mesti Anda ketahui adalah sebagai berikut:

  1. Izin pertama yang mesti Anda lakukan adalah izin prinsip baru, yakni ketika sebelum memulai segala kegiatan usaha.
  2. Izin kedua adalah izin prinsip perluasan, yakni izin yang harus dipersiapkan sebelum melakukan kegiatan ekspansi untuk perusahaan yang akan dibentuk.
  3. Izin ketiga adalah izin prinsip perubahan, yaitu izin yang mesti Anda persiapkan ketika melakukan sebuah perubahan rencana investasi ataupun perubahan realisasi dari usaha yang Anda lakukan.
  4. Izin terakhir adalah izin prinsip penggabungan atau izin prinsip merger, yaitu ketika Anda melakukan sebuah penggabungan dua perusahaan atau lebih.

Perizinan tersebut diajukan kepada PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pusat) di BKPM, kemudian BPMPTSP (Badan Penanaman Modal PTSP) tingkat provinsi, Kabupaten atau kota, kemudian PTSP KPBPB (Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas, dan terakhir PTSP KEK (Kawasan Ekonomi Khusus).

Demikian ulasan mengenai pengertian sederhana dari penanaman modal dalam negeri per 2015.

Advertisement
Advertisement by Google

Pemaparan Sederhana Maksud Dari Penanaman Modal Dalam Negeri per 2015 | admin | 4.5