Inilah Perkara yang Membatalkan Puasa

Thursday, May 26th, 2016 - Lifestyle

Advertisement

Puasa ramadhan tahun 2016 akan kita sambut sebentar lagi, oleh karena itu ada baiknya jika kita mengetahui tentang hal – hal atau perkara yang dapat membatalkan puasa. Seperti kita ketahui bersama bahwa puasa ramadhan merupakan puasa yang hukumnya wajib bagi seorang muslim yang sudah baliq.

Mungkin banyak diantara kita yang hanya medapatkan lapar dan dahaga selama berpuasa tanpa mendapatkan pahala dan berkah dari puasa itu sendiri karena kita banyak melakukan hal – hal yang dapat mengurangi pahala puasa. Oleh karena itu pada artikel ini akan kami ulas hal hal dan perkara apa saja yang dapat mengurangi pahala puasa dan bahkan dapat membatalkan puasa.ramadhan

Advertisement

Adapun perkara yang membatalkan puasa dan harus di hindari pada saat menunaikan puasa yaitu sebagai berikut :

  • Melakukan hubungan suami istri pada saat puasa

Dalil yang menerangkan bahwa melakukan hubungan suami istri pada saat puasa dapat membatalkan puasa adalah sebagai berikut :

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ وَلَا تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنْتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

Yang artinya kurang lebih adalah sebagai berikut ““Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid” (QS. Al Baqarah: 187).”

  • Makan dan minum dengan sengaja

Makan dan minum dengan sengaja merupakan salah satu perkara yang membatalkan puasa namun apabila dilakukan tanpa sengaja (lupa sedang melakukan puasa) maka hal tersebut tidak membatalkan puasa.

Dalil untuk makan dan minum saat puasa :

Dalil Makan dan minum saat puasa

  • Muntah dengan Segaja

Muntah yang disengaja akan dapat membatalkan puasa namun muntah yang tidak disengaja atau karena sakit maka tidak termasuk kedalam perkara yang membatalkan puasa.

Dalil Muntah pada Saat Puasa

  • Haid dan Nifas

Jika seseorang wanita mendapati haid dan nifas pada saat puasa maka puasanya akan batal dan wajib mengganti puasanya di hari lain.

Dalil Haid & Nifas

  • Yang membatalkan puasaGila

Apabila seseorang yang gila pada saat sedang melakukan ibadah puasa maka puasanya batal.

Nah itulah beberapa perkara yang membatalkan puasa, berikut juga akan kami berikan beberapa hal yang perlu anda ketahui seperti “apa arti puasa” dan “kapan harus berniat untuk melakukan puasa ramadhan

Puasa dalam bahasa Arab “Shaum” dan “Siyam”, kata shaum di sini berarti untuk menjauhkan diri dari sesuatu

Makna puasa secara bahasa dalam bahasa Arab adalah ” shaum ” atau” ” Siyam . Kata ” shaum ” berarti ” untuk menjauhkan diri, menahan diri dan mencegah dari sesuatu. Yang dalam istilah fikih berrati “Menjauhkan diri dari makan dan minum, dan hubungan suami istri dari terbit fajar hingga matahari terbenam dengan sadar dan dengan mencari sebuah tujuan.

Sedangkan secara istilah syar’i puasa berarti menahan diri dari segala perbuatan yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam disertai dengan niat.

Kapan saya harus berniat puasa Ramadhan?

Ada tiga jawaban untuk pertanyaan ini, yang pertama menurut mazhab Syafi’i, niat puasa ramadhan harus dilakukan pada malam hari di bulan ramadhan, dan tidak boleh ditunda hingga sampai pagi hari. Jika tidak melakukan niat di malam hari maka di haruskan mengganti puasa (meng-qodho puasa) di hari lain setelah bulan ramadhan.

Jawaban kedua menurut mazhab Hanafi, niat puasa ramadhan dapat dilakukan di malam hari ataupun di pagi hari untuk puasa ramadhan, nafila dan puasa nazar .

Sedangkan jawaban ke tiga menurut mazhab maliki, sudah cukup sekali berniat untuk puasa ramadhan di awal bulan ramadhan dan tidak perlu mengulanginya setiap malam.

Sehubungan dengan hal tersebut menurut Ibnu Hajar ketika seorang lupa untuk berniat puasa ramadhan di malam hari, maka ia bisa mengikuti mazhab hanafi dan berniat sebelum siang hari mengingat begitu pentingnya puasa ramadhan. Selain dari pada itu, Nabi Muhammad SAW juga mengatakan bahwa “Jika seseorang membatalkan puasanya, bahkan hanya untuk satu hari di bulan Ramadhan tanpa uzur (halangan) atau tanpa sakit, maka jika ia berpuasa selama sisa hidupnya dia tidak bisa menggantikan puasa itu“. ( Hadist riwayat Bukhari ).

Advertisement
Advertisement by Google

Inilah Perkara yang Membatalkan Puasa | admin | 4.5
shares