Harga Aki Kering Memang Lebih Mahal dari Aki Cair, Namun Ketahui Dulu Plus Minusnya, Jangan Asal Beli

Belakangan ini memang ada banyak sekali inovasi yang diciptakan pada produk otomotif, tak hanya kendaraan saja, melainkan juga onderdil motor yang dipakai didalamnya, salah satu contohnya adalah sistem kelistrikan yang mengandalkan cairan yang disebut sebagai aki. Aki ini memiliki fungsi yang sangat penting sebagai sumber daya listrik dalam sebuah kendaraan. Itulah mengapa wajib selalu ada dengan jumlah yang cukup. Jika jumlahnya sudah mulai habis terkadang kendaraan akan menunjukkan beberapa gejala seperti tidak mau menyala ketika digunakan, jika dulu lebih populer dengan produk aki dalam bentuk cairan atau yang dikenal sebagai aki basah, maka sekarang sudah ada beberapa inovasi baru layaknya aki kering, harga aki kering ini memang lebih mahal dibandingkan dengan aki basah.

Namun jika dibandingkan dengan jenis lainnya yaitu aki gel lebih murah. Hanya saja jika dilihat sendiri memang belum banyak diantara masyarakat yang memakai produk aki gel, kebanyakan masih mengenal bentuk aki kering dan juga basah ini. Popularitasnya memang sudah mulai menanjak dibandingkan dengan aki basah.

Meskipun harga aki kering ini lebih mahal, namun konsumen sendiri diberikan beberapa keuntungan dalam pemakaiannya, diantaranya adalah:

  1. Bisa langsung pakai, produknya tersedia dalam satu pack tinggal dipasang di dalam kendaraan, tanpa harus melakukan penyetruman, aki yang satu ini dapat langsung digunakan, berbeda dengan jenis aki cair atau basah yang harus dialiri listrik terlebih dahulu untuk bisa digunakan.
  2. Tidak harus isi ulang kembali, sistem pemakaiannya sekali habis memang langsung dibuang dan diganti dengan yang baru, berbeda halnya dengan aki kering atau gel, dimana harus selalu dipantau jumlahnya, jika sudah mulai habis, maka konsumen harus mengisi kembali sampai penuh, sehingga aki kering ini tidak merepotkan dalam penggunaannya.
  3. Tahan lama, jika ada waktu atau durasi pemakaian aki kering ini memang jauh lebih unggul, karena pada dasarnya ia tahan sampai dengan berbulan-bulan, bahkan ada diantaranya yang sampai 1 tahun, dengan durasi pemakaian motor atau mobil yang juga normal. Berbeda halnya dengan aki kering yang mudah menguap, sehingga jangka waktu pemakaiannya juga sedikit lebih pendek.
  4. Hemat uang, meskipun harganya sedikit lebih mahal, namun jika diperhitungkan kembali sebenarnya dengan menggunakan aki yang satu ini konsumen bisa lebih berhemat, karena tidak perlu terlalu sering isi ulang dengan yang baru, mengingat waktu atau masa pakainya terbilang lama.
  5. Tegangan daya yang didapatkan juga lebih stabil, tingkat tegangan listrik yang dihasilkan dengan menggunakan aki kering ini relatif lebih stabil sehingga tidak akan merusak kelistrikan kendaraan Anda.
  6. Tidak akan merusak kerangka mesin, karena pada penggunaannya tidak akan menguap seperti aki yang memiliki bentuk seperti cairan.

Jadi bagaimana, tertarik untuk membeli jenis aki ini, meskipun ada keunggulan yang ditawarkan tidak bisa dipungkiri juga jika seandainya ada beberapa kekurangan jenis aki yang satu ini, seperti:

  1. Wajib mengganti dengan yang baru ketika sudah habis, tidak ada cara menambahkan dengan bubukan atau lempengan baru, karena kondisinya tersegel.
  2. Harganya tergolong mahal, harga aki kering ini sedikit lebih mahal dibandingkan dengan aki basah, karena mencapai 150 ribu rupiah bahkan lebih untuk sekali pemakaian saja.

Konsumen bisa memilih sesuai dengan kebutuhan kendaraan sendiri, karena tidak jarang berbeda kendaraan maka akan berbeda kebutuhan mereka akan aki.