Dampak dari Krisis Moneter Bagi Masyarakat

Saturday, October 28th, 2017 - Others

Advertisement

Krisis ekonomi dampaknya sangat terasa bagi masyarakat. Contohnya di Indonesia sendiri, jika ada negara tertentu sedang mengalami krisis dan negara tersebut merupakan pemasok dari bahan pangan, tentu saja harga dari bahan pangan akan melambung tinggi. Di Indonesia juga sudah pernah mengalami krisis moneter di mana semua barang harganya sangat mahal dan ramai terjadi PHK di mana-mana. Krisis moneter di Indonesia terjadi pada tahun 1997 seiring dengan adanya reformasi. Mengingat kejadian tersebut tentu saja sangat mengerikan karena semua harga melambung tinggi.

Dampak Krisis Ekonomi Bagi Masyarakat

Advertisement

Indonesia merupakan negara berkembang yang pernah mengalami krisis moneter. Namun di era modern ini masih banyak negara-negara yang juga mengalami masalah krisis ekonomi. Salah satu yang mengalami krisis adalah Yunani, bahkan 2 tahun silam negara tersebut diklaim sudah bangkrut karena mengalami krisis. Dampak dari krisis moneter memang sangat terasa di kehidupan masyarakat. Laju inflasi yang terbilang tinggi mempengaruhi semua aspek. Lalu apa saja dampaknya bagi masyarakat?

  1. Banyak terjadi PHK

Salah satu dampak dari krisis ekonomi adalah banyak terjadi PHK. Bila suatu negara sedang mengalami krisis maka dampaknya akan sangat buruk bagi sebagian perusahaan yang tidak bisa berkembang. Banyak perusahaan yang akan memutuskan hubungan kerja para karyawannya karena tidak bisa membayar upah. Ini akibat dari dampak krisis, semua bahan baku produk melambung naik namun tidak ada nilai penjualan yang bisa mengembalikan modal. Alhasil, perusahaan mengalami deficit sehingga tidak bisa menggaji para karyawan. Jadi jika sebuah negara sedang mengalami krisis, para karyawan siap-siap merasakan dampaknya jika krisisnya sangat buruk.Dampak dari Krisis Moneter Bagi Masyarakat

  1. Harga barang melambung tinggi

Krisis ekonomi dampaknya memang kebanyakan adalah dampak buruk. Tak hanya masyarakat saja yang merasakan tetapi negara juga terkena dampaknya. Salah satu dampak yang akan dirasakan oleh masyarakat akibat krisis moneter adalah semua harga barang baik itu kebutuhan pokok maupun kebutuhan sekunder melambung tinggi. Pertumbuhan mata uang asing yang tinggi telah mempengaruhi nilai jual barang, alhasil masyarakat lagi-lagi harus gigit jari. Bahkan dulu waktu Indonesia mengalami krisis moneter, harga beras sangat mahal dan banyak masyarakat yang lebih memilih memakan beras jatah.

  1. Tingkat kriminalitas menjadi tinggi

Satu lagi dampak dari krisis moneter yang akan dirasakan oleh masyarakat luas adalah tingkat kriminalitas yang tinggi. Harga barang yang melambung tinggi tanpa diimbangi dengan pemasukan yang sepadan membuat banyak masyarakat berpikiran sempit. Akan banyak terjadi kasus pencurian, perampokan dan penjarahan di mana-mana. Bagaimana ini bisa terjadi? Karena sulitnya mendapatkan lapangan pekerjaan, tidak adanya uang tetapi kebutuhan harus tetap terpenuhi menjadikan tindakan kriminal akan terjadi. Indonesia sendiri pernah mengalami hal itu dan ini memang sangat mengerikan.

Selain ketiga dampak di atas, ada lagi dampak dari krisis moneter yang bisa dialami yaitu banyak pabrik atau perusahaan yang gulung tikar. Kemudian angka pengangguran juga akan bertambah sehingga negara pun akan semakin carut marut. Dampak dari krisis moneter memang begitu mengerikan karena bisa mempengaruhi kehidupan bermasyarakat. Untung saja Indonesia sudah melewati masa krisis namun masih harus waspada. Beberapa tahun terakhir negara maju juga mengalami krisis ekonomi yang dampaknya juga bisa dirasakan oleh masyarakat dunia. Contoh jika Amerika Serikat mengalami krisis, semua masyarakat dunia pasti akan terkena dampaknya meski tidak secara langsung.

 

Advertisement
  • base village coc th 8 anti bintang 3 anti pencuri
  • dampak dari krisis air
Advertisement by Google

Dampak dari Krisis Moneter Bagi Masyarakat | admin | 4.5
shares