Berita Timur Tengah Saudi Menyediakan Fasilitas Medis Canggih

Bulan Agustus mendatang, prosesi ibadah haji akan segera dimulai. Mengenai berita timur tengah kali ini, bahwa kementerian kesehatan Arab Saudi menyatakan perihal jumlah jemaah haji tahun ini yang diperkirakan mencapai sekitar 3 juta jiwa. Hal ini tentu menjadi fokus Pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jamaah yang ingin melaksanakan ibadah haji.

Untuk itu, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi pun menyediakan lebih dari 100 fasilitas medis dengan teknologi canggih serta puluhan ribu tenaga ahli di bidang terkait yang siap melayani para jemaah haji di seluruh dunia secara cuma-cuma. Hal ini tentu menjadi sorotan berita timur tengah terbaru di matamatapolitik yang mendunia perihal fasilitas pelayanan medis berteknologi canggih terhadap jemaah haji.

Belasan rumah sakit dan puluhan klinik kesehatan dengan peralatan berteknologi tinggi telah dipersiapkan sebaik mungkin. Beberapa pelayanan yang telah disiapkan di berbagai fasilitas kesehatan tersebut, antara lain, pelayanan unit gawat darurat, perawatan intensif (ICU/Intensive Care Unit), ruang operasi, CT scan, pemeriksaan X-ray, ruang bersalin dan perawatan intensif untuk bayi (NICU/Neonatal Intensive Care Unit).

Semua pelayanan-pelayanan tersebut tentunya merupakan fasilitas khusus yang akan diberikan secara gratis atau cuma-cuma bagi seluruh jemaah haji. Direktur Haji dan Umrah Departemen Urusan Kesehatan Makkah, Mwafaq Abutalib mengatakan, bahwa ada 8 rumah sakit dan 93 klinik yang berada di wilayah Masya’ir, sedangkan 9 rumah sakit lainnya berada di Makkah.

Wilayah Masya’ir sendiri meliputi Mina, Arafah, dan Muzdalifah. Terdapat 46 titik klinik kesehatan di Arafah, 6 di Muzdalifah, 25 di Mina, dan 16 di Jumarat. Selain itu, di wilayah tersebut terdapat 17 rumah sakit yang sebagian itu di antaranya adalah Arafah General Hospital, Arafah East Hospital, Mina Emergency Hospital, Namirah General Hospital, Jabal Rahmah Hospital, dll.

Tak hanya itu saja, Mwafaq juga mengatakan, beberapa rumah sakit untuk pelayanan jemaah haji yang terdapat di Makkah di antaranya adalah King Abdullah Medical Hospital, Al-Haram Hospital, Maternity and Children Hospital, dan lain sebagainya. Tambahnya lagi, Arafah East Hospital dan klinik yang berada di Masya’ir hanya dibuka saat musim haji tiba. Di Mina fasilitas kesehatan hanya beroperasi lima hari, di Arafah 2-3 hari, dan di Muzdalifah hanya satu malam saja.

Berita timur tengah yang disajikan oleh matamatapolitik tentu sangat akurat dan terpercaya. Menyajikan berita terupdate serta terhangat baik dari dalam maupun luar negeri. Semoga ulasan mengenai Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang menyediakan fasilitas medis canggih bagi seluruh jemaah haji ini dapat bermanfaat untuk Anda.